Tampilkan postingan dengan label Teknik Budidaya Tan. Perkebunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik Budidaya Tan. Perkebunan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Desember 2013

Budidaya Kalapa Sawit

a. Syarat Tumbuh

  • Lama penyinaran matahari 5 - 7 jam/hari
  • Curah hujan antara 1500 - 4000 mm/tahun
  • Suhu optimal 240 - 280 0C
  • Ketinggian tempat 1 - 1500 m dpl
  • Ketinggian angin untuk penyerbukan 5 - 6 km/jam
  • Tekstur tanah lempung, aerasi baik dan subur
  • Kedalama solum 80 cm
  • pH tanah 4 - 6
  • Jenis tanah Aluvial, Podsorik merah kuning, Regosol, ultisol dan Latosol

b. Varietas yang dianjurkan

  • PT. Tania Selatan : D x P TANI SELATAN 1 (TS 1), D x P TANI SELATAN 2 (TS 2), D x P TANI SELATAN 3 (TS 3)
  • PT. Bakti Tani Nusantara D x P TANI NUSANTARA (TN 1)
  • PT. Bina Sawit Makmur D x P SRIWIJAYA 1 (SJ-1), PT. Bina Sawit Makmur D x P SRIWIJAYA 2 (SJ-2), PT. Bina Sawit Makmur D x P SRIWIJAYA 3 (SJ-3), PT. Bina Sawit Makmur D x P SRIWIJAYA 4 (SJ-4), PT. Bina Sawit Makmur D x P SRIWIJAYA 5 (SJ-5), PT. Bina Sawit Makmur D x P SRIWIJAYA 6 (SJ-6)
  • PT Socfin Indonesia D x P SOCFIN LA ME, D x P SOCFIN YAGAM
  • PT. London Sumatera D x P Bah Lias 1, D x P Bah Lias 2, D x P Bah Lias 3, D x P Bah Lias 4

c. Persemaian

  • Media berupa tanah dicampur pupuk organik (1:1)
  • Masukkan media kedalam polibag ukuran 15 x 23 cm
  • Polibag ditempatkan diatas bedengan
  • Tanam kecambah pada polibag sedalam 2 cm
  • Setelah bibit berumur 3 - 4 bulan dan berdaun 4 - 5 helai, pindahkan ke polibag ukuran 40 x 50 cm
  • Polibg diatur dengan sistem mata 5 berjarak 90 x 90 x 90 cm
  • Persemaian disiram 2 kali sehari
  • Penyiangan 1 kali/bulan
  • Penyortiran bibit pada umur 4 - 9 bulan
  • Pemupukan pembibitan sebagai berikut :
  • Pupuk Majemuk (NPK-Mg)
    > 15-15-6-4
    Minggu ke 2 & 3 (2gr);
    Minggu ke 4 & 5 (4gr);
    Minggu ke 6 & 8 (6gr);
    Minggu ke 10 & 12 (2gr);
    > 12-12-17-2
    Minggu ke 14, 15, 16 & 20 (8gr);
    Minggu ke 22, 24, 26 & 28 (12gr);
    Minggu ke 30, 32, 34 & 36 (17gr);
    Minggu ke 38 & 40 (20gr);
    > 12-12-17-2
    Minggu ke 19 & 21 (4gr);
    Minggu ke 23 & 25 (6gr);
    Minggu ke 27, 29 & 31 (8gr);
  • Bibit siap dipindahkan ke kebun umur 10 - 12 bulan

d. Pengolahan tanah

  • Pembersihan lahan areal tanaman
  • Tanam kacang-kacangan (Leguminase Cover Crop/LCC) sebagai tanaman penutup tanah
  • Pemancangan patok tanam sistem mata lima
  • Pembuatan lubang tanam ukuran 60 x 60 x 60 cm, dengan jarak 9 x 9 x 9 cm

e. Penanaman

  • Penanaman dilakukan awal musim hujan
  • Kebutuhan bibit 143 pohon/ha
  • Lepaskan polibag, kemudian tanam bibit kedalam lubang yang telah disiapkan, lalu padatkan tanah disekitar tanaman

f. Pemeliharaan tanaman

  • Penyulaman dilakukan dengan bibit yang umurnya sama
  • Penyiangan dipinggiran atau disekitar pohon
  • Pembersihan alang-alang secara manual atau menggunakan herbisida
  • Pemupukan sebagai berikut :
  • Urea
    1. Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 225 kg/ha
    2. Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst 1000 kg/ha
    TSP
    1. Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 115 kg/ha
    2. Bulan ke 48 & 60 750 kg/ha
    MOP/KCL
    1. Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 200 kg/ha
    2. Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst 1200 kg/ha
    Kieserite
    1. Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 75 kg/ha
    2. Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst 600 kg/ha
    Borax
    1. Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36 20 kg/ha
    2. Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst 40 kg/ha
  • Pemupukan pada awal atau akhir musim hujan
  • Pemangkasan daun dilakukan sebagai berikut :
  • - Pemangkasan pasir berupa membuang daun kering, buah pertama atau buah busuk pada umur 16 - 20 bulan
    - Pemangkasan produksi berupa memotong pelepah yang tubuh saling menumpuk atau songgo dua bersamaan panen (umur 20 - 28 bulan)
    - Pemangkasan pemeliharaan berupa membuang pelepah songgu dua secara rutin, pada pokok tanaman dipertahankan 28 - 54 pelepah
  • Kastari bunga yaitu memotong bunga-bunga jantan dan betina yang tumbuh ( umur 12 - 20 bulan)
  • Penyerbukan :
  • - Penyerbukan dibantu oleh manusia, saat bunga umur 2 - 7 minggu
    - Penyerbukan oleh Serangga Penyerbuk Kelapa Sawit (SPKS), Elaeidobius camerunicus

g. Pengendalian OPT

  • Hama: Tungau, Ulat Setora
  • Penyakit: Root Blast, Ganis Kuning, Dry Basal Root
  • Pengendalian: Dilakukan dengan menggunakan pestisida

Panen dan Pasca Panen

  • Panen dimulai pada umur tanaman 2,5 tahun
  • Ciri tandan matang panen apabila > 2 buah brondolan yang lepas atau jatuh dari tandan
  • Tandan buah segar (TBS) yang telah dipanen dikumpulkan di tempat yang telah disediakan
  • TBS diangkut ke pabri, untuk diolah menjadi Crude Palm Oil (CPO)

Budidaya Kemiri

a. Syarat Tumbuh

  • Curah hujan antara 1500 - 2400 mm
  • Suhu optimal 20 - 27 0C
  • Ketinggian tempat 0 - 800 m dpl
  • Tekstur tanah berpasir, aerasi baik dan subur
  • Kedalaman solum 80 cm
  • pH tanah 5 - 8
  • Jenis tanah Podsolik dan Latosol

b. Klon anjuran

  • Kemiri minyak 1/K-1 (Populasi Banyuresmi, Garut)
  • Kemiri minyak 2/K-2 (Populasi Jumar, Majalengka)

c. Persemaian

  • Perbanyak tanaman dengan biji berkecambah, okulasi dan sambung
  • Tanah dicampur kompos 1 : 1 masukkan dalam polibag
  • kecambah dipindah ke polibag ukuran 20 x 25 cm
  • Entres berasal dari pucuk pohon induk fase vegetative

d. Pengolahan tanah

  • Pembersihal lahan areal tanaman
  • Tanam penutup tanah dengan kacang-kacangan (Leguminase Cover Crop/LCC)
  • Pemancangan patok tanam ukuran 7.5 x 7.5 m
  • Pembuatan lubang tanam, 40 x 40 x 40 cm dengan jarak 7.5 x 7.5 m
  • Lubang tanam diberi pupuk kandang 5 kg/lubang dan phosphat 50 gr

e. Penanaman

  • Penanaman dilakukan awal musim hujan
  • Kebutuhan bibit 205 pohon/ha
  • Bibit siap tanam umur 10 - 12 bulan
  • Tanam bibit tanpa polibag pada lubang yang telah disiapkan

f. Pemeliharaan tanaman

  • Penyulaman dilakukan dengan bibit yang umurnya sama
  • Penyiangan dipinggiran atau disekitar pohon
  • Pembersihan alang-alang secara manual atau menggunakan herbisida
  • Pembuangan tunas air dilakukan secara rutin
  • Pemupukan sebagai berikut :
  • Umur tanaman tahunan
    Dosis pupuk (gr/pohon)
    Urea SP-36 KCL Dolomit
    < 1 135 50 120 100
    1 270 100 250 150
    2 400 150 350 200
    3 550 200 450 250
    4 700 300 600 300
    5 1000 400 850 500
    > 6 1250 500 1100 600

g. Pengendalian OPT

  • Hama: Tungau, Ulat, Bekicot, Penggerek daun
  • Penyakit: Jamur pada batang
  • Pengendalian: Dengan menggunakan pestisida

Panen dan Pasca Panen

  • Panen perdana pada umur 3 - 4 tahun
  • Tanda buah siap dipanen bila 2/3 bagian kulit buah berwarna kuning kecoklatan, atau diremas terasa lembut dan empuk
  • Buah yang telah dipanen dikumpulkan, kemudian buah diperam selama satu minggu
  • Angkut ke pabrik untuk diolah menjadi minak nabati

Budidaya Tanaman Kelapa

a. Syarat Tumbuh

  • Curah hujan 1300 - 2300 mm/tahun
  • Suhu optimal 20 - 27 0C
  • Ketinggian tempat 1 - 450 m dpl
  • Tekstur tanah :berlempung, remah berpasir aerasi baik
  • Kelembaban udara 70 - 80 %
  • pH tanah 5.2 - 8
  • Jenis tanah Aluvial, Laterik dan ultisol

b. Varietas anjuran

  • Kelapa Genjah (Dworf Coconut): kelapa Gading, Kelapa Raja, Kelapa Puyuh, Kelapa Raja Malabar
  • Kelapa Dalam (Kelapa Tinggi): Kelapa Hijau, Kelapa Merah Coklat, Kelapa Kelabu Coklat
  • Kelapa Unggul Lokal: Mapanget (Minahasa), Mentok (Banyumas), Sarkoni (Tasikmalaya), Bali (Beji), Tulung Agung (Beji), Bojonegoro (Jerebeng), Pulau Seribu (Beji), Banyuwangi (Beji), Banyumas (Beji), Jepara (Beji), Boyolali (Beji), Lokal Lampung (Lampung)

c. Pembibitan

  • Siapkan campuran pupuk organik dan tanah (1:1) sebagai media semai
  • Masukkan media tanah kedalam polibag ukuran 40 x 50 cm
  • Polibag diatur dalam bedengan dengan jarak 90 x 90 cm
  • Bibit ditanam dalam polibag dengan posisi mata tumbuh menghadap keatas
  • Persemaian disiram 2 kali sehari
  • Penyiangan 1 kali sebulan atau secukupnya
  • Sortasi bibit pada umur 4 - 9 bulan
  • Pemupukan pembibitan, sebagai berikut :
  • Umur Bibit (bulan)
    Kebutuhan Pupuk (gr/tanaman)
    N (Urea/ZA) P (TSP) K (KCL/MOP) MG (Kies)
    1 5/10 50 75 100
    2 5/10 75 125 150
    3 5/10 100 150 200
    4 10/15 200 400 400
    5 10/15 300 600 500
    6 10/15 400 800 750
    7 15/20 500 1000 1000
    8 15/20 600 1250 2000
    9 15/20 700 1500 2500

d. Pengolahan tanah

  • Pembersihal lahan areal tanaman
  • Tanam penutup tanah dengan kacang-kacangan (Leguminase Cover Crop/LCC)
  • Pemancangan patok tanam dengan sistem mata lima jarak 9 x 9 x 9 m
  • Pembuatan lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm

e. Penanaman

  • Penanaman dilakukan awal musim hujan
  • Umur bibit 10 - 12 bulan
  • Tanam bibit tanpa polibag pada lubang yang telah disiapkan

f. Pemeliharaan

  • Penyulaman dilakukan dengan bibit yang umurnya sama
  • Penyiangan dipinggiran atau disekitar pohon sebulan sekali atau secukupnya
  • Pengendalian lalang dengan manual atau herbisida
  • Pemupukan sebagai berikut :
  • - Jenis pupuk yang digunakan; Urea 100 gr/pohon, SP-36 100 gr/pohon, RP 100 gr/pohon, KC 100 gr/pohon, Kies 100 gr/pohon, Borak 100 gr/pohon diberikan satu bulan setelah tanam
    - Pemupukan selanjutnya diberikan 2 kali/tahun pada awal dan akhir musim hujan dengan dosis sbb:
    1. Umur 2 tahun 400 gr/pohon
    2. Umur 3 tahun 700 gr/pohon
    3. Umur 4 tahun keatas 1000 gr/pohon

g. Pengendalian OPT

  • Hama: Kembang Badak, Belalang, Ngengat, Bunga Kelapa, Ulat Api, Ulat Arthona, Kembang Brontispa dan Tupai
  • Penyakit: Lethal Yellowing, Kaincope Disease, Bronzel Leaf Wilt dan But Rot
  • Pengendalian: Dilakukan dengan cara mekanis, fisik dan kimia (Penggunaan pestisida)

Panen dan Pasca Panen

  • Dipanen setelah berumur 4 - 5 tahun
  • Ciri buah matang panen adalah warna kulit kuning tua kecoklatan
  • Cara panen dengan memotong tandan buah yang sudah matang
  • Hasil panen dikumpulkan dan diangkut kegudang untuk diolah atau dipasarkan
  • Pemupukan pada awal dan akhir musim hujan